Orang Biasa aje, "Tell me and I'll forget; show me and I may remember; involve me and I'll understand." Pentingnya ILMU untuk di pelajari dan di kongsi bersama....Yang baik jadikan tauladan dan yang buruk jadikan sempadan....
Showing posts with label US. Show all posts
Showing posts with label US. Show all posts
Monday, 23 November 2015
CELAH GELEGAR: 2014 Visit- Presiden Obama kata Malaysia akan maju...
CELAH GELEGAR: 2014 Visit- Presiden Obama kata Malaysia akan maju...: Apabila Presiden Obama dilapor mengatakan Malaysia akan maju hanya apabila tiada lagi diskriminasi terhadap kaum minoriti, beberapa per...
CELAH GELEGAR: [PESANAN BUAT NAJIB, OBAMA] kita tidak perlukan Ob...
CELAH GELEGAR: [PESANAN BUAT NAJIB, OBAMA] kita tidak perlukan Ob...: Kita sama sekali tidak perlukan Obama atau mana-mana pengganas dan kuasa asing untuk memberi solusi pada kita. Kita sudah punya solusi ...
CELAH GELEGAR: Veteren UMNO: Apakah Obama boleh dengan bebas berj...
CELAH GELEGAR: Veteren UMNO: Apakah Obama boleh dengan bebas berj...: SHAH ALAM - Veteran Umno menyatakan kekesalan dengan sikap Presiden Amerika Syarikat (AS), Barack Obama yang tidak tahu me...
Tuesday, 17 November 2015
CELAH GELEGAR: Serangan Paris dicipta untuk tekan Islam
CELAH GELEGAR: Serangan Paris dicipta untuk tekan Islam: SUDAH banyak pihak membongkar asal usul kumpulan militan IS yang sebenarnya dicipta oleh Barat, Amerika dan Israel sendiri. Tahun lep...
Monday, 19 October 2015
.: ISIS - Israel Secret Intelligence Service
.: ISIS - Israel Secret Intelligence Service: KELIRU - Banarkah PERJUANGAN ISIS ini? 16 Okt ´15 Money...money....aku kaya ISIS Berperang Untuk Oil dan Uang , Bukan Aga...
Friday, 24 July 2015
CELAH GELEGAR: (BANTAH TPPA) Perangkap & Muslihat Jahat KAFIR AS
CELAH GELEGAR: (BANTAH TPPA) Perangkap & Muslihat Jahat KAFIR AS: BANYAK yang telah diperkatakan tentang Perjanjian Pelaburan Trans Pasifik (TPPA) yang sedang giat dicanang Amerika Syarik...
Friday, 12 December 2014
Pendedahan kejam CIA, dunia kecam Amerika
12 Disember 2014 12:42 AM
WASHINGTON 11 Dis. – Laporan Senat Amerika Syarikat (AS) yang mendedahkan penderaan kejam oleh Biro Penyiasat Pusat (CIA) ke atas suspek pengganas kelmarin, membangkitkan kemarahan masyarakat dunia yang mahu ejen dan pegawai kanan agensi risikan itu dibawa ke muka pengadilan.
China dan Iran yang rekod hak asasi manusianya sering dikritik Washington, mengecam perbuatan itu termasuk Jerman dan negara baharu pro AS, Afghanistan.
“Sebarang pelanggaran kepada keterbukaan, nilai-nilai demokratik sepatutnya tidak berlaku lagi,’’ kata Menteri Luar Jerman, Frank-Walter Steinmeier menggambarkan rasa malu sekutu Amerika di Eropah.
Jurucakap Suruhanjaya Eropah, Catherine Ray dalam pada itu mengalu-alukan ketelusan laporan Senat namun memberi amaran perbuatan itu meningkatkan persoalan penting tentang perlanggaran hak asasi oleh pihak berkuasa AS.
China yang merupakan kuasa saingan Amerika menerusi jurucakap kementerian luarnya, Hong Lei menyatakan pendirian tegas negara tersebut.
“China secara konsisten menentang amalan penyeksaan. Kami percaya AS perlu mencermin diri, perbetulkan cara mereka dan mematuhi peraturan ditetapkan konvensyen antarabangsa,’’ katanya.
Iran yang menyedari laporan itu adalah peluang terbaik buat negara itu ‘menghentam’ seteru utama negara berkenaan tidak terkecuali mengkritik Amerika.
Pemimpin agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei menerusi tweetnya mengisytiharkan Amerika adalah ‘simbol kezaliman terhadap kemanusiaan’ bukan hanya merujuk kepada program penyeksaan CIA malah kepada penguatkuasaan undang-undang tempatannya.
Afghanistan sementara itu menerusi Presiden Ashraf Ghani, mengecam perbuatan tidak berperikemanusiaan Amerika tersebut.
“Tidak ada sebab kepada jenis-jenis perbuatan seperti ini dan penyeksaan tidak berperikemanusiaan dalam dunia hari ini,’’ kata Ashraf. – AFP
- See more at: http://www.utusan.com.my/berita/luar-negara/pendedahan-kejam-cia-dunia-kecam-amerika-1.35398#sthash.Kz3e3stG.dpuf

Thursday, 16 October 2014
JURI RAKYAT : Rahasia Di Balik Uang Dollar Kini Terungkap
Juri Rakyat - Rahasia terselubung di balik uang dola. data ini di buat dengan sebenar-benarnya berdasarkan fakta kenyataan yang terjadi di dunia ini.
Sekarang kita kembali ke tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat. Tapi benarkah begitu?
Begitu mudahnya bangunan-bangunan kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.
Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi.
Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.
Dimulai dari uang 20 Dolar.
Ini uang 20 Dolar Amerika.
Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
(Kalau ada yang membawa uang 20 Dolar Amerika, boleh dicoba.)Sekarang kita coba lipat lagi. (Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.)
Sekarang kita lipat lagi seperti ini. (Kita bukan sedang belajar membuat origami ya!)
Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..maksudnya lihat gambar yang dilingkari ini.
Nah loh! Apakah itu??
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.
Nah! Sama kan??
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi
penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)
(Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..maksudnya lihat gambar yang dilingkari ini.
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi
penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)
(Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Cukup untuk pesan terselubung Pentagonnya. Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana.
Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.
Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.
Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.
Langsung saja lipat seperti gambar di bawah ya! (Ikuti instruksi!)
Langsung saja kita lihat hasil karya lipatan kita…Nah loh! Kok begini???
Sepertinya saya kenal gedung itu!
Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu.
Masih belum percaya?? Lihat ini!
(Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan
gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines
yang meluncur dari sebelah kiri. Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah
The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan
penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon
dan WTC- bahkan belum dibangun.)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini.
Lihat baik-baik gambar ini!
Nah loh! Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir??
(Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.)
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Jadinya 20 Dolar!
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan
sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!

Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat
rahasia penghancuran WTC New York.
Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!
Gedung pertama WTC yang sudah berasap.
Belum puas?? Lagi??
Sekarang kita pinjam uang 50 Dolar dari tetangga saya.
Ini WTC saat bangunannya runtuh.
Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.
Lho?? Apa ini??
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.
Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh.
Tahukah kamu siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Jawabannya ada di uang 1 Dolar! (Lagi-lagi uang!)
Lihat ini!!

Coba lihat 2 lambang yang ada di dalam 2 lingkaran itu!!
Nah loh!!! Ini lambang ILLUMINATI, yaitu organisasi super rahasia milik YAHUDI.
Lihat lambang MATA HORUS dan TULISAN “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW
WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU”
Nah loh!! Mau di jadikan apa kita sama orang-orang ZIONIS Yahudi itu??
Terus lihat yang ini!! Lambang bintang-bintang yang ada di atas kepala burung itu!
Bintang-bintang itu membentuk suatu lambang, yaitu lambang “DAVID STAR” lambang kebanggaan YAHUDI.
Oh iya, untuk diketahui nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :
Q33NY
Coba di copy paste nomor ini ke OFFICE WORD dan diblok lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti ini…

Artinya: PESAWAT >> MENABRAK 2 GEDUNG >> KORBAN BERJATUHAN >>> DAN KEJADIAN ITU ADA KETERKAITAN DENGAN SIMBOL DI ATAS.
Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu.
Masih belum percaya?? Lihat ini!
Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan
gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines
yang meluncur dari sebelah kiri. Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah
The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan
penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon
dan WTC- bahkan belum dibangun.)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini.
Lihat baik-baik gambar ini!
(Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.)
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Jadinya 20 Dolar!
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan
sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!
rahasia penghancuran WTC New York.
Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!
Belum puas?? Lagi??
Sekarang kita pinjam uang 50 Dolar dari tetangga saya.
Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.
Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh.
Tahukah kamu siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Jawabannya ada di uang 1 Dolar! (Lagi-lagi uang!)
Lihat ini!!
Coba lihat 2 lambang yang ada di dalam 2 lingkaran itu!!
Lihat lambang MATA HORUS dan TULISAN “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW
WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU”
Nah loh!! Mau di jadikan apa kita sama orang-orang ZIONIS Yahudi itu??
Terus lihat yang ini!! Lambang bintang-bintang yang ada di atas kepala burung itu!
Oh iya, untuk diketahui nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :
Q33NY
Coba di copy paste nomor ini ke OFFICE WORD dan diblok lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti ini…
Artinya: PESAWAT >> MENABRAK 2 GEDUNG >> KORBAN BERJATUHAN >>> DAN KEJADIAN ITU ADA KETERKAITAN DENGAN SIMBOL DI ATAS.
Thursday, 7 August 2014
AS dan jenayah perang Gaza
Oleh AZMI HASSAN
BARACK Obama menandatangani buku takziah bagi memperingati 298 orang yang terbunuh dalam nahas pesawat MH17 yang terhempas di timur Ukraine di Pejabat Kedutaan Belanda di Washington pada 22 Julai lalu. - REUTERS
SEMEMANGNYA sukar untuk menafikan bahawa tragedi MH17 adalah pemangkin kepada sekatan terkini terhadap Rusia yang dilaksanakan secara bersepadu oleh Amerika Syarikat (AS) dan Kesatuan Eropah (EU).
Dari hari pertama lagi Presiden AS, Barack Obama dan sekutu beliau iaitu Perdana Menteri Britain, David Cameron menggesa Presiden Vladimir Putin dihukum kerana disyaki membekalkan sistem peluru berpandu yang digunakan untuk memusnahkan MH17.
Sekatan terbaru yang merangkumi sektor kewangan, tenaga dan ketenteraan dikatakan bakal memberi kesan kepada ekonomi Rusia kerana sebahagian besar sumbangan Keluaran Dalam Kasar Negara (KDNK) adalah dari ketiga-tiga sektor ini.
Seperti yang ditegaskan oleh Obama ketika mengumumkan sekatan terbaru kelmarin bahawa ia akan melumpuhkan ekonomi Rusia yang sememangnya dalam keadaan yang begitu lemah.
Tanpa tragedi MH17, beberapa negara Eropah seperti Jerman dan Perancis tidak akan bersetuju dengan cadangan AS untuk mencakupi sekatan yang lebih ketat kerana kedua-dua negara EU itu amat bergantung dengan aktiviti perdagangan dengan Rusia.
Perancis umpamanya mempunyai perjanjian yang agak lumayan dengan Rusia untuk membina dua kapal perang. The Vladivostok, iaitu kapal perang pertama yang sudah hampir siap dijangka diserahkan kepada Moscow pada Oktober ini.
Begitu juga dengan Jerman yang amat bergantung kepada sumber bekalan tenaga dari Rusia pada mulanya agak keberatan untuk bersama-sama dengan AS dalam mengenakan sekatan yang lebih ketat, tidak mempunyai banyak pilihan selain dari turut serta.
Canselor Jerman, Angela Merkel meluahkan bahawa sekatan terbaru yang lebih ketat adalah satu langkah yang tidak boleh dielakkan oleh negara beliau.
Walaupun masih belum terdapat bukti sahih bahawa peluru berpandu yang menjatuhkan MH17 adalah milik Rusia, tetapi AS begitu pintar menggunakan tragedi tersebut untuk meraih sokongan masyarakat antarabangsa. Memang benar pihak yang bersalah perlu menerima hukuman dan proses penghakiman lazim seperti melalui Mahkamah Jenayah Antarabangsa (ICC) belum tentu akan berjaya.
Sebab itu sekatan ekonomi walaupun dipelopori oleh AS dan EU perlu disertai oleh semua negara dan ini termasuklah Malaysia. Tetapi timbul kemusykilan dalam hal ini kerana pembabitan Rusia masih belum terbukti tetapi hukuman telah pun dilaksanakan.
Timbul juga pertanyaan apakah langkah AS dan EU itu untuk mencari keadilan mangsa MH17 atau pun ia adalah sebahagian dari strategi untuk melemahkan Rusia?
Jika pembabitan Rusia secara tidak langsung dalam tragedi MH17 boleh digunakan oleh masyarakat antarabangsa sebagai asas untuk menghukum Moscow, maka dalil yang sama boleh digunakan untuk menghukum AS dalam tragedi serangan tanpa peri kemanusiaan oleh rejim Israel terhadap rakyat Palestin di Semenanjung Gaza.
Ini adalah kerana aset ketenteraan yang digunakan oleh tentera rejim Israel adalah berpunca dari AS seperti mana sistem peluru berpandu BUK yang dipercayai digunakan untuk memusnahkan MH17 adalah milik Rusia.
Jet pejuang F-16 dan helikopter tempur Apache yang lazim digunakan untuk melancarkan peluru berpandu dari udara ke kawasan perumahan rakyat Palestin berpunca dari bekalan industri pertahanan AS.
Peluru berpandu dari jenis AIM-9x yang sering dilepaskan oleh F-16 juga dibekalkan oleh AS. Lebih mengaibkan lagi, dua hari selepas Operasi Protective Edge dilancarkan rejim Israel, Jabatan Negara AS telah meluluskan penjualan AIM-9x dengan kos menghampiri AS$544 juta kepada Tel Aviv.
Bermula dari era Presiden George W. Bush, AS mempunyai tanggungjawab untuk membantu Israel dalam bentuk bantuan ketenteraan selama 10 tahun yang mempunyai nilai AS$3 bilion setahun. Tradisi membantu rejim Israel ini diteruskan semasa pemerintahan Obama.
Tentera rejim Israel mempunyai sistem peluru berpandu yang canggih atas ehsan teknologi pertahanan dari AS dan bantuan khusus untuk memajukan sistem ini sebanyak AS$500 juta juga dari AS.
Jika MH17 langsung tidak mempunyai peluang untuk mempertahankan diri dari serangan peluru berpandu BUK, begitu juga dengan rakyat Palestin terdedah dengan tanpa belas kasihan dari sistem peluru berpandu rejim Israel.
Begitu juga dengan kereta kebal M-60 yang digunakan dalam serangan darat tentera rejim Israel adalah dibekalkan oleh AS.
Bedilan M109 Doher Howitzers yang sering dipaparkan oleh media adalah berasal dari AS dan sebelum bermulanya Operasi Protective Edge, AS telah membekalkan jenis bedilan tersebut yang dianggarkan meliputi kos sebanyak AS$39 juta.
Israel mempunyai banyak keistimewaan dalam hal ehwal ketenteraan dan semua ini adalah ehsan dari Kongres AS. Umpamanya Israel dibenarkan untuk membangunkan industri pertahanan mereka menggunakan teknologi pertahanan dan bantuan kewangan AS.
Contoh paling nyata adalah sistem pertahanan peluru berpandu Iron Dome yang sentiasa menjadi kemegahan rejim Isreal adalah asalnya dari sistem pertahanan peluru berpandu Patriot AS.
Begitu jua dengan Tel Aviv yang mempunyai keistimewaan paling hebat kerana dibenarkan berurusan secara langsung dengan industri pertahanan AS tanpa melalui Kongres atau pun Pentagon. Begitu sahih sekali peralatan ketenteraan yang digunakan oleh rejim Israel adalah berpunca dari bekalan AS.
Majlis Hak Asasi Manusia Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNHRC) akur bahawa serangan terhadap rakyat Palestin boleh ditafsirkan sebagai jenayah perang dan proses penyiasatan dikatakan telah pun bermula.
Jika Rusia boleh dihukum kerana pembabitan tidak langsung dalam tragedi MH17, maka sudah pasti AS juga boleh dihukum kerana pembabitan yang begitu nyata dalam bentuk bekalan senjata kepada rejim Israel yang sudah terjebak dalam jenayah perang terhadap rakyat Palestin.
PENULIS ialah Geostrategis Institut Geospatial dan Sekolah Perdana UTM.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Rencana/20140731/re_07/AS-dan-jenayah-perang-Gaza#ixzz39gA3wi62 © Utusan Melayu (M) Bhd

Wednesday, 6 August 2014
PALESTIN : AS lulus AS$255 juta bangun projek Iron Dome di Israel
Tentera Israel melancarkan peluru berpandu menggunakan pelancar "Iron Dome", satu sistem pertahanan peluru berpandu yang dicipta untuk menangkis dan memusnahkan roket dan serangan meriam jarak dekat di bandar Ashdod di selatan Israel pada 18 Julai lalu. - AFP
WASHINGTON 2 Ogos - Kongres Amerika Syarikat (AS) meluluskan dana berjumlah AS$255 juta (RM817 juta) untuk membangunkan sistem pertahanan peluru berpandu Iron Dome di Israel, hanya dua hari selepas Pentagon mengumumkan penghantaran bekalan peluru kepada Israel.
Langkah meluluskan dana itu diputuskan ketika kira-kira 1,000 orang mengadakan tunjuk perasaan di New York membantah serangan kejam Israel ke atas Gaza yang kini telah mengorbankan lebih 1,600 penduduk Palestin.
Berdasarkan rekod, AS telah menyumbangkan lebih AS$700 juta (RM2.24 bilion) untuk membantu Israel menampung kos pembangunan dan penyelenggaraan sistem pertahanan tersebut, sekali gus menjadikan jumlah keseluruhan dana yang diluluskan oleh Kongres untuk projek itu mencecah AS$1 bilion (RM3.2 bilion).
Dana terbaharu itu akan disalurkan kepada Israel, sebaik-baik sahaja Presiden AS, Barack Obama menandatangani usul tersebut.
Dalam pada itu, Obama mengulangi sokongannya ke atas Israel untuk mempertahankan wilayah Yahudi sambil menggesa penduduk awam Palestin dilindungi daripada menjadi mangsa pertempuran antara tentera rejim Zionis Israel dan pejuang Hamas.
Katanya, Iron Dome merupakan sistem pertahanan yang kukuh dan AS sedia membantu Israel melindungi keselamatan rakyatnya.
Sementara itu, bantahan ke atas kekejaman Israel terus diadakan di AS apabila lebih 1,000 penunjuk perasaan menyertai demonstrasi 'Bantahan Besar-besaran Menentang Jenayah Israel di Gaza' di New York.
Kumpulan tersebut turut berkumpul di luar pejabat rangkaian berita CNN bagi membantah syarikat penyiaran itu yang melaporkan berita berat sebelah tentang situasi di Gaza sebelum berarak ke sebuah lagi syarikat televisyen, Fox News.
Tunjuk perasaan pro-Palestin turut diadakan di Belgium, Britain, India, Jordan dan Malaysia serta bagi mengutuk tindakan ganas Israel di Gaza. - AGENSI
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140803/lu_04/AS-lulus-AS255-juta-bangun-projek-Iron-Dome-di-Israel#ixzz39ZimDWPP © Utusan Melayu (M) Bhd

Tuesday, 5 August 2014
PALESTIN : 30,000 warga AS protes kecam Israel
WASHINGTON 3 Ogos - Beribu-ribu penduduk Amerika Syarikat (AS) berhimpun di hadapan White House bagi membantah tindakan AS memberi sokongan kepada Israel yang terus melancarkan operasi ketenteraan ke atas penduduk Palestin di Gaza.
Lebih 30,000 penduduk AS dari seluruh negara menyertai protes itu dengan berarak di jalan raya dan berhimpun sekitar White House dan pusat bandar Washington.
Perhimpunan kali ini merupakan yang terbesar sejak rejim Zionis Israel memulakan serangan ke atas Gaza pada 8 Julai lalu, menurut laman web A.N.S.W.E.R., yang juga penganjur bersama perhimpunan tersebut.
"Ia merupakan satu perhimpunan yang luar biasa dengan jumlah penunjuk perasaan yang besar," kata jurucakap polis, Araz Alali, yang dipetik akhbar Washington Post.
Kumpulan penunjuk perasaan turut melaungkan slogan, 'Bebaskan Palestin, membunuh kanak-kanak adalah satu jenayah,' sambil membawa bendera dan sepanduk yang tertulis 'Penjajahan ialah satu jenayah-Iraq, Lebanon dan Palestin,' 'Hentikan keganasan Israel' dan 'Tiada keadilan, tiada keamanan'.
Tunjuk perasaan itu dianjurkan melalui dalam talian oleh pelbagai badan gabungan melibatkan lebih 40 kumpulan aktivis anti-perang dan keamanan termasuk A.N.S.W.E.R., Gabungan Yayasan Kebebasan Masyarakat Islam Amerika dan Majlis Kebangsaan Arab Amerika.
"Gaza tidak akan mati dan ia tidak pernah mati," kata seorang penunjuk perasaan, Amar Jamal ketika berarak menuju ke pusat bandar Washington.
"Kini tiba masanya untuk membentuk keamanan kerana Israel tidak akan berhenti membunuh di Gaza. Semua negara Asia Barat akan berada dalam kesusahan jika pertumpahan darah di Palestin tidak dihentikan," demikian kata seorang warga emas berusia 70 tahun. - AFP
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140804/lu_03/30000-warga-AS-protes-kecam-Israel#ixzz39UCm9QiD © Utusan Melayu (M) Bhd
Obama paksi pembunuhan penduduk Gaza - Duta Palestin
Abdul Azeez Abdul Rahim bersama Duta Palestin ke Malaysia, Dr. Anwar Hamadto Kassem Al-Agha (tengah) bergambar bersama 65 peserta yang terdiri daripada doktor, media dan sukarelawan dalam misi bantuan kemanusiaan ke Gaza selepas menghadiri penutupan kursus dan latihan pengurusan krisis dan keselamatan di Kuala Lumpur, semalam. Objektif misi tersebut adalah bagi menyampaikan bantuan 40 tan metrik berbentuk ubat-ubatan dan makanan. - BERNAMA
KUALA LUMPUR 3 Ogos - Palestin menggelarkan Presiden Amerika Syarikat (AS), Barack Obama, sebagai paksi yang menyokong pembunuhan hampir 1,800 penduduk tidak berdosa terutama golongan wanita dan kanak-kanak di Gaza oleh Israel.
Duta Palestin ke Malaysia, Dr. Anwar Hamadto Kassem Al-Agha berkata, Obama dan AS patut malu dengan label kononnya negara kuasa besar itu jaguh demokrasi dunia tetapi sanggup membiarkan pembunuhan warga Palestin dengan menyokong rejim Zionis.
"Apakah Obama fikir tentera Israel yang menceroboh Gaza datang untuk membeli-belah? Obama patut merasa malu dengan diri sendiri kerana dunia melihat bagaimana penduduk Gaza disembelih setiap hari oleh Israel. Tindakan Hamas hanya mempertahankan diri.
"Sokongan Obama ke atas Israel merupakan hipokrasi terbesar AS dalam sejarah peradaban kemanusiaan," katanya ketika ditemui pemberita pada majlis penutup Latihan Keselamatan Taktikal untuk peserta Misi Kemanusian Gaza di sini hari ini.
Yang turut hadir, Pengerusi Biro Kebajikan UMNO, Datuk Seri Abdul Azeez Abdul Rahim yang juga merupakan Pengerusi Kelab Putra 1Malaysia iaitu badan bertanggungjawab menganjurkan Misi Kemanusiaan Gaza bermula 12 hingga 20 Ogos ini.
Semalam, Obama sebaik sahaja beliau menandatangani kelulusan dana berjumlah AS$255 juta (RM817 juta) untuk membangunkan sistem pertahanan peluru berpandu Iron Dome di Israel, sekali lagi mengulangi sokongan kepada rejim Zionis.
Kelulusan dana itu hanya berselang dua hari selepas Pentagon mengumumkan penghantaran bekalan peluru tambahan kepada Israel sekali gus membuktikan AS tidak pernah mengambil peduli soal krisis dan jenayah kemanusiaan yang dilakukan Zionis di Gaza.
Dalam pada itu, Abdul Azeez menyifatkan peserta misi kemanusiaan kali ini yang berjumlah 65 orang telah bersedia sepenuhnya untuk menghadapi sebarang kemungkinan di luar jangka di Gaza, ekoran ancaman berterusan daripada Israel.
"Kita mendoakan yang terbaik untuk misi kali ini tetapi mengambil kira situasi semasa di Gaza, khususnya sikap Israel yang sentiasa mencabuli genjatan senjata memerlukan semua peserta dilengkapi dan didedahkan dengan aspek keselamatan.
"Latihan ini adalah berdasarkan kepada pengalaman kami sebelum ini dan bagaimana semua pihak perlu mematuhi peraturan operasi standard (SOP) yang telah ditetapkan demi keselamatan semua peserta yang terlibat dalam misi kali ini," jelasnya.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Dalam_Negeri/20140804/dn_05/Obama-paksi-pembunuhan-penduduk-Gaza---Duta-Palestin#ixzz39U6MmFc0 © Utusan Melayu (M) Bhd
PALESTIN - AS sumbang AS$210 bilion sejak 1948
KERETA kebal Israel, Merkava bergerak di sempadan Israel dan Gaza selepas Israel mula mengundurkan sebahagian tentera daratnya dari wilayah Gaza setelah melancarkan serangan ke atas wilayah Palestin itu selama 26 hari. - AFP
KUALA LUMPUR 3 Ogos - Sokongan Amerika Syarikat (AS) terhadap Israel bagi menyerang dan merampas wilayah Palestin bukan perkara baharu kerana negara Uncle Sam tersebut telah menyalurkan bantuan dianggarkan mencecah AS$210 bilion (RM674.5 bilion) kepada rejim Zionis itu sejak 1948.
Menurut Pegawai Penyelidik Pusat Kajian Aman Palestin Berhad, Salman Abdul Rahman, bantuan itu termasuk dalam bentuk kewangan dan juga teknologi ketenteraan, sekali gus menyatakan pendirian sebenar negara itu dalam menyokong tindakan kejam tersebut.
"Daripada kajian dan fakta yang diperoleh, AS memang tidak pernah berubah pendirian menyokong tindakan Israel merampas tanah rakyat Palestin dengan bantuan mencecah AS$210 bilion sejak 66 tahun lepas. Malah, bantuan itu masih diteruskan sehingga kini.
"AS telah memperbaharui komitmen mereka ke atas Israel sejak 2003 apabila setiap tahun tidak kurang AS$3 bilion (RM9.6 bilion) disalurkan kepada Israel bagi membantu negara Yahudi itu. Ia termasuklah serangan ke atas Gaza pada hari ini," katanya kepada Utusan Malaysia di sini hari ini.
Mengulas lanjut katanya, masyarakat dunia sudah tidak hairan dengan pendirian AS itu termasuk Presiden Barack Obama secara terbuka menyokong serangan terbaharu Israel ke atas Gaza yang kini telah membunuh 1,650 nyawa dan mencederakan 8,700 penduduk.
Malah jelas beliau, Konvensyen Perkongsian Perjanjian Amerika-Israel (AIPAC) yang ditandatangani oleh kedua-dua negara tersebut setiap tahun adalah bertujuan merangka kerjasama dalam pelbagai bidang termasuklah isu yang berlaku di Palestin.
"Setiap tahun dua negara ini akan bersidang dalam AIPAC bagi membincangkan kerjasama dua hala dan ia direstui oleh kebanyakan ahli politik AS. Contohnya seramai 97 Ahli Kongres AS menyokong tindakan Israel menyerang Gaza sejak 8 Julai lepas," ujarnya.
Sementara itu, Penganalisis Geopolitik, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Prof. Dr. Mohd. Fuad Mat Jali menyatakan kekesalannya kerana tiada usaha setakat ini dapat menyekat kekejaman Israel itu.
Beliau hairan kerana badan dunia seperti Pertubuhan Kerjasama Islam (OIC) tidak mampu melakukan apa-apa resolusi atau tindakan mendesak negara Yahudi tersebut daripada terus mencabuli gencatan senjata di Gaza.
"Saya tidak hairan kalau PBB (Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu) tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan serangan itu kerana AS sendiri merupakan salah sebuah negara kuasa veto penyokong kuat Israel. Tetapi apa yang menghairankan saya adalah mana perginya OIC?
"Dalam isu ini, bantahan dan tekanan perlu terus dilakukan ke atas Israel termasuk negara anggota OIC juga mesti bertindak segera mencari jalan menghalang kekejaman terhadap penduduk Gaza. OIC masih belum terlambat," jelasnya.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Dalam_Negeri/20140804/dn_03/AS-sumbang-AS210-bilion-sejak-1948#ixzz39U54zKeD © Utusan Melayu (M) Bhd
Thursday, 24 July 2014
PALESTIN : Obama hantar 2,000 askar AS bantu Israel gempur Hamas?
NEW YORK 23 Julai - Dokumen tersebar di internet mendedahkan bahawa Presiden Amerika Syarikat (AS), Barack Obama meminta Pentagon bersiap sedia untuk mengerahkan kira-kira 2,000 askar ke Genting Gaza, bagi membantu tentera Israel menggempur pergerakan Hamas dan Palestin.
Portal berita National Report melaporkan dokumen Pentagon yang disiarkan oleh laman web WikiLeaks kelmarin, mengarahkan pasukan tentera darat dan tentera laut bersiap sedia, selain arahan satu laporan pengurangan kekuatan tentera untuk melancarkan operasi gempur besar-besaran di Gaza.
Laporan pengurangan kekuatan itu merupakan jangkaan kematian askar AS jika operasi darat dilancarkan.
Maklum balas Pentagon adalah mereka akan menyediakan beberapa kompeni Renjer Tentera AS dan akan menghantar helikopter Apache Longbow, dua helikopter AH-6 Littlebird dan beberapa kenderaan sokongan termasuk helikopter Blackhawk, kenderaan pengangkutan berperisai dan Humvee.
Pasukan tentera darat akan disokong dengan serangan udara dari kapal pengangkut pesawat George H.W. Bush yang kini berada dalam perjalanan ke Laut Merah.
Dalam laporan pengurangan kekuatan itu, Pentagon memberikan gambaran buruk dengan jangkaan sebanyak 18 peratus askar akan terbunuh dalam kerahan tersebut.
Laporan itu juga berkata, pasukan tambahan akan diperlukan jika White House berharap untuk melancarkan tindakan berkesan di rantau itu ekoran jumlah 2,000 askar dan kenderaan berkenaan tidak cukup untuk melancarkan operasi menggempur.
Seorang pegawai tentera AS, Jeneral (bersara) Paul Horner yang mempunyai latar belakang dalam risikan tentera berkata, tentera dengan jelas tidak mahu melaksanakan misi Gaza itu dengan jumlah askar yang diminta oleh Obama.
"Ini kerana jika anda mahu jumlah kematian askar dikurangkan, anda perlu menghantar lebih ramai askar," katanya.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Luar_Negara/20140724/lu_05/Obama-hantar-2000-askar-AS-bantu-Israel-gempur-Hamas#ixzz38LXApRHz © Utusan Melayu (M) Bhd
KOMEN : APA CERITA...MANA NEGARA2 ARAB, BACUL KE?
Tuesday, 22 July 2014
PALESTIN ; Warkah dari Hospital Shifa
Sahabat tercinta, Kejadian malam tadi (20 Julai) sangat melampau. Serangan darat di Gaza menyebabkan ramai mangsa yang cedera, parah, berlumuran darah, nazak, kesejukan, semua peringkat umur, tetapi kesemuanya orang awam yang tak bersalah.
Darah bayi merata-rata
Ramai wira di dalam ambulans dan semua hospital seluruh Gaza bertugas syif 12 hingga 24 jam, wajah-wajah pucat akibat kelelahan dan timbunan tugas yang menggila (tanpa bayaran di Hospital Shifa sejak empat bulan lalu) mereka merawat, ambil peduli, cuba memahami huru-hara yang tidak difahami tubuh manusia yang berjalan dan tidak mampu berjalan, yang bernafas dan tidak bernafas, yang berdarah dan yang tidak berdarah. Ya, itu manusia!
Sekarang, mereka diperlakukan seperti binatang oleh tentera paling tidak bermoral di dunia.
MADS Gilbert sedang merawat satu daripada pesakit di Hospital Shifa. FOTO AP
Hormat saya tiada habisnya bagi mereka yang cedera kerana walaupun dalam kesakitan dan kepedihan semangat mereka tidak pudar. Kekaguman saya kepada petugas dan sukarelawan tidak putus. Warga Palestin banyak beri saya kekuatan, walaupun saya terdetik ingin menjerit, peluk erat tubuh mereka, menangis, mencium kulit dan rambut anak yang berlumuran darah itu, tetapi kami tidak mampu, begitu juga mereka.
Merobek nyawa yang tak bersalah
Debu kelabu menutupi wajah. Tidak hanya puluhan tubuh yang cacat dan berdarah, kami masih memiliki danau darah di lantai bilik kecemasan, menitis merata-rata. Petugas pembersihan juga ada, menyapu darah, tisu-tisu badan, rambut, pakaian, semuanya dari si mati. Tugasan seperti itu diulangi setiap hari.
Lebih 100 kes kami terima di Hospital Shifa setiap 24 jam, sesuai jika kelengkapannya ada. Tapi di sini, hampir tiada apa-apa. Elektrik, air, ubat-ubatan atau mungkin meja, peralatan hospital, semuanya berkarat seolah-olah baru diambil dari muzium. Tetapi petugas di sini langsung tidak mengeluh. Mereka bertugas umpama pahlawan, terus maju dan sangat berjiwa besar.
Saat saya menulis warkah ini, saya seorang diri di katil saya, air mata saya bercucuran, air mata dari kepedihan dan kesedihan, kemarahan dan ketakutan. Ini tidak sepatutnya terjadi!
Dari wartawan hingga ke bayi kecil… tiada yang selamat.
Dan sekarang, okestra mesin perang Israel mula menyanyikan simfoninya yang mengerikan. Baru-baru ini, meriam bot-bot tentera laut Israel menyusuri pantai Gaza. F16 yang menderu, drone yang memuakkan, serta helikopter Apache yang bingit direka dan dibiayai Amerika Syarikat.
Encik Obama, apakah anda punyai hati?
Saya menjemput anda untuk meluangkan masa satu malam. Hanya satu malam bersama kami di Hospital Shifa. Mungkin anda boleh menyamar sebagai petugas kebersihan.
Saya yakin, 100 peratus...tindakan sedemikian akan mengubah sejarah.
Mads Gilbert MD PhD
Profesor Klinikal dan Ketua Rawatan Kecemasan Hospital Universiti North Norway.
Tuesday, 8 April 2014
PMSP serah memorandum kepada Kedutaan AS
KUALA LUMPUR 7 April - Majlis Pertubuhan Minda dan Sosial Prihatin (PMSP) hari ini menyerahkan memorandum kepada Kedutaan Amerika Syarikat (AS) bagi menjelaskan kes liwat Ketua Pembangkang, Datuk Seri Anwar Ibrahim pada akhir 90-an.
Presidennya, Ramesh Rao Krishna Naidu berkata, penjelasan melalui memorandum itu perlu dihantar bagi memastikan Presiden AS, Barack Obama mengetahui hal sebenar kes liwat membabitkan Anwar sekali gus tidak meletakkan satu persepsi kononnya bekas Perdana Menteri, Tun Dr. Mahathir Mohamad sebagai dalang kes liwat berkenaan.
"Kami sebagai pertubuhan bukan kerajaan (NGO) telah meminta Ahli Parlimen Bukit Gelugor, Karpal Singh untuk mendedahkan pencetus sebenar kes liwat Anwar pada 1990-an.
"Pada ketika itu, Anwar telah dituduh dan difitnah secara bersama-sama dengan Barisan Nasional (BN) sekali gus mencemarkan reputasi beliau ketika dalam pentadbiran kerajaan ketika itu," katanya dalam memorandum yang diserahkan kepada Ketua Keselamatan Kedutaan AS di sini.
Dalam memorandum yang dihantar itu, PMSP turut meminta Karpal menjelaskan segera kepada orang ramai siasatannya terhadap Anwar sama ada ketua pembangkang itu terlibat dengan aktiviti luar tabii.
"Rekod sebelum ini menunjukkan Karpal sendiri yang telah meminta kerajaan Malaysia untuk menyiasat majlis angkat sumpah yang dibuat oleh Azizan Abu Bakar dan Umi Hafilda," katanya.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Politik/20140408/po_02/PMSP-serah-memorandum-kepada-Kedutaan-AS#ixzz2yFrmiRPG © Utusan Melayu (M) Bhd
Monday, 7 April 2014
MH370 - CIA dan teori konspirasi hilangnya MH370
SUDAH 29 hari pesawat MH370 dalam penerbangan dari KLIA ke Beijing, China hilang dan dilaporkan berakhir di tengah Lautan Hindi. Bagaimanapun hingga kini belum ada sesuatu yang boleh dijadikan bukti.
Kehilangan MH370 yang membawa 239 penumpang dan anak kapal sangat misteri kerana melencong jauh dari laluan ke Beijing. Bukan rampasan. Bukan juga kemalangan. Kalau kedua-duanya bukan, apa yang membawa MH370 ke lautan yang ketiga paling dalam di dunia?
Antara perkara yang tidak boleh diremehkan ialah pesawat itu membawa 135 penumpang warga China. Warga negara Malaysia hanya 38 orang. Maknanya penumpang warga China lebih separuh daripada penumpang MH370.
Jumlah penumpang warga China ini menjadi kata kunci kepada teori konspirasi kehilangan MH370. Ini berkait dengan hubungan politik dan ekonomi Malaysia - China di tahap sangat baik hingga dicemburui oleh sesetengah kuasa besar. Selepas ekonomi Barat khususnya Amerika Syarikat (AS) dan Kesatuan Eropah (EU) jatuh merudum, China bangkit sebagai kuasa ekonomi baharu mengatasi AS.
Marilah kita sama-sama berfikir di luar kotak atau di luar lorong yang lurus mengenai tragedi paling besar bagi negara kita dan sejarah penerbangan dunia. Apakah tidak boleh diterima akal misalnya tragedi ini dirancang oleh pihak tertentu untuk menjejaskan hubungan dengan China? Kalau serangan ke atas Pusat Dagangan Dunia (WTC) di New York pada 11 September 2001 dirancang oleh Agensi Perisikan Pusat (CIA), adakah yang ini mustahil dikaitkan dengan CIA?
Mengarut? Nanti dulu. Dunia sudah tidak anggap teori konspirasi ini sebagai mengarut kerana mereka berfikir di luar kotak yang dibina oleh AS.
Konspirasi peringkat tertinggi yang melibatkan CIA dalam tragedi 11 September bukan perkara baharu. Banyak fakta dan hujah yang meyakinkan telah dibentangkan. Banyak pihak sudah menerima hakikat 11 September rancangan AS untuk mendapat 'tiket' menyerang Afghanistan dan Iraq.
Presiden George W. Bush dengan pantas dan rasmi mengumumkan tragedi itu angkara pelampau Islam, al Qaeda yang diterajui Osama Ben Laden. Itu kata Bush tetapi rakyat AS sendiri tidak mempercayainya.
Buktinya dalam satu undian menjelang Pilihan Raya 2006, satu daripada tiga rakyat AS percaya tragedi itu dirancang oleh Bush dan peringkat tertinggi CIA. Buktinya serentak dengan itu saluran CNN giat memasarkan propaganda bahawa Osama dan al-Qaeda bertanggungjawab melakukannya.
CNN antara menjadi alat perang psikologi (psy war) bagi mencapai agenda AS menguasai dunia. Cuba bertanya, bagaimana jurukamera CNN mendapat shot dari pelbagai sudut menara WTC ketika dirempuh oleh pesawat? Serangan berlaku dalam masa "hanya beberapa saat" tetapi CNN sempat merakamkan dari pelbagai arah. Wah, sungguh luar biasa.
Soalnya adakah jurukamera CNN sudah bersedia di sekeliling WTC? Kalau benar begitu, bagaimana mereka tahu akan berlaku serangan itu?
Ketika berada di Birmingham, United Kingdom tahun lalu, saya terjumpa buku Conspiracies, Conpiracy, Theories and the Secret of 9/11 di sebuah kedai buku yang agak terpencil. Saya tidak pasti sama ada buku ini dijual di negara ini atau tidak kerana tidak menemui di kedai-kedai buku utama di Kuala Lumpur.
Buku yang ditulis oleh Mathias Broeckers sebenarnya bukan memuatkan suatu yang baharu mengenai teori konspirasi 11 September. Bagaimanapun penulisnya memperincikan teori dengan hujah daripada sumber berwibawa dalam kalangan pakar keselamatan dan strategik.
Antara fakta menarik ialah Osama pernah berkerja untuk CIA di Afghanistan ketika negara itu diserang Kesatuan Soviet. CIA menyalurkan dana yang besar supaya Osama melatih kumpulan pelampau Islam bagi menentang Kesatuan Soviet.
Tetapi pada 11 September 2001, CIA mengkambing hitam Osama sebagai petualang. Lebih menimbulkan persoalan lagi apabila era Barack Obama, mayat Osama yang didakwa dibunuh tidak ditunjukkan sebagai bukti. CNN yang berjaya merakamkan detik-detik keruntuhan WTC tetapi gagal merakamkan detik kematian Osama. Pelik bukan? Jadi, bolehkah kita percaya Osama agen CIA ini sudah mati?
CIA menakutkan dunia kononnya al_Qaeda mempunyai senjata biologi antraks yang boleh memusnahkan manusia, anehnya sampai sekarang belum ada yang menjadi mangsa. Kemudian CIA mendakwa Iraq membina loji senjata nuklear tetapi hingga kini juga tidak dibuktikan kewujudannya. Kalau diperhatikan modus operandinya sama; wujudkan kegemparan kemudian bertindak menyerang demi keamanan dunia.
Kembali kepada isu MH370, CNN kelihatan begitu beremosi apabila Malaysia tidak membenarkan CIA mengetuai pencarian pesawat MH370. Kemudian bertindak menyemarakkan kemarahan keluarga penumpang warga China hingga menggugatkan hubungan Malaysia - China.
Daripada tragedi ini sama ada kita mengaku atau tidak, ia telah mengeruhkan kalau pun tidak meretakkan hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua-dua negara. Kita kena realistik bahawa kebergantungan Malaysia kepada China dalam ekonomi sangat tinggi dan MH370 memberi kesan yang sangat besar.
Pihak yang cemburu terhadap hubungan akrab Malaysia - China akan menangguk peluang daripada tragedi yang misteri ini. Sedikit sebanyak hasilnya sudah kelihatan, Malaysia terpaksa bertungkus lumus menjernihkan hubungan.
Kerana itu biarlah kita ada sedikit rasa curiga dengan pihak luar yang ada sejarah liarnya. Tidak semua pandangan yang dianggap 'karut' dan 'tidak masuk akal' hanya teori konspirasi kosong semata-mata. Sudah terbukti teori yang dianggap 'karut' mengenai 11 September sebenarnya satu fakta. Saya percaya pihak berkuasa tidak anggap semuanya karut. Mereka lebih bijak daripada CIA.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Rencana/20140406/re_03/CIA-dan-teori-konspirasi-hilangnya-MH370#ixzz2yAB5NYgu © Utusan Melayu (M) Bhd

Wednesday, 2 April 2014
MH370 - Mahkamah Chicago tolak publicity stunt - Oleh Salleh Buang
Monica Kelly dari firma guaman Amerika Syarikat, Ribbeck Law Chartered International menghadiri sidang media di sebuah hotel di Kuala Lumpur pada 26 Mac lalu, bagi mengumumkan yang firma itu telah memulakan prosiding undang-undang bernilai berjuta-juta dolar terhadap syarikat Boeing dan Malaysia Airlines (MAS) berhubung kes kehilangan pesawat MH370. - AFP
BERITA terkini dari Chicago menyatakan prosiding mahkamah yang difailkan oleh firma guaman Ribbeck Law Chartered di bandar raya itu minggu lalu berhubung kehilangan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 adalah pra-matang dan menyalahi peraturan.
Hakim Kathy Flanagan memutuskan pada Isnin lalu (31 Mac 2014) bahawa undang-undang hanya membenarkan kes seperti itu difailkan di mahkamah apabila identiti bakal defendan sudah pun dikenal pasti.
Hakim itu selanjutnya memarahi firma itu kerana memfailkan kesnya terlalu awal sebelum ada apa-apa keterangan kukuh dikumpulkan. Walaupun kapal terbang malang itu hilang pada 8 Mac lalu, hakikatnya sehingga kini usaha mencari dan menyelamatkan pesawat dan penumpang masih lagi belum menunjukkan apa-apa hasil.
Keputusan hakim ini disokong pelbagai pihak dalam kalangan pengamal undang-undang di bandar raya itu.
Robert Clifford, seorang peguam yang punyai pengalaman luas selama 30 tahun mewakili ahli keluarga mangsa nahas kapalterbang, menganggap perbuatan firma Ribbeck Law Chartered itu sebagai satu publicity stunt untuk mendapatkan manfaat bagi firma itu sahaja.
"Perbuatan seperti ini membuat kita semua (pengamal undang-undang) nampak buruk sekali di mata rakyat," tambah Clifford lagi.
Menurut Clifford, firma Ribbeck Law telah melakukan perkara yang sama pada tahun lalu selepas nahas pesawat Penerbangan 214 di San Francisco. Dalam kes itu, mahkamah telah juga menolak kes yang difailkan itu sebagai pra-matang.
Pakar litigasi penerbangan sependapat dengan Clifford. Walaupun tindakan memfailkan kes di mahkamah dengan maksud memelihara keterangan yang berkaitan itu adalah satu langkah yang amat penting, perbuatan memfailkan kes sebelum pesawat yang hilang itu ditemui adalah jumping the gun dan tidak wajar sama sekali.
Prof. Bruce Ottley dari De Paul University menyatakan bahawa tindakan memfailkan kes di peringkat awal memang menarik perhatian semua pihak. "Tetapi bila anda failkan kes anda sebelum ada kepastian penumpang kapal terbang itu telah meninggal dunia, itu adalah terlalu awal sekali".
AMARAN DIKENAKAN SEKATAN
Hakim Flanagan turut menyatakan dalam penghakiman empat halamannya bahawa firma Ribbeck telah memfailkan petisyen yang hampir serupa pada tahun lalu selepas peristiwa nahas kapal terbang di San Francisco dan Laos. Dalam semua kes itu, dia (Hakim Flanagan) telah menolaknya atas alasan yang sama - iaitu kes difailkan terlalu awal dan belum matang.
Kata Hakim Flanagan lagi, walaupun firma berkenaan telah diperintahkan jangan mengulangi perbuatan silam mereka, firma berkenaan masih degil melakukannya lagi dalam kes ini (petisyen berhubung penerbangan MH370), walaupun ia tahu belum ada asas untuk berbuat demikian.
Justeru, Hakim Flanagan memberi amaran kepada firma itu sekiranya ia meneruskan juga memfailkan kes sedemikian pada masa depan, mahkamah akan (impose sanctions) mengenakan hukuman terhadap firma tersebut.
PETISYEN PENZAHIRAN
Dalam dua kes yang difailkan oleh firma Ribbeck Law Chartered minggu lalu (disebutkan sebagai petisyen penzahiran) dua orang plaintif yang diwakili firma itu memohon mahkamah memerintahkan syarikat Boeing dan MAS menzahirkan beberapa perkara yang didakwa ada kaitannya dengan kehilangan pesawat MAS yang malang itu.
Perkembangan berikutnya menunjukkan bahawa salah seorang plaintif, bernama Januari Siregar, yang disebutkan sebagai bapa kandung penumpang Firman Chandra Siregar (24 tahun) yang hilang bersama pesawat MAS itu, ialah sebenarnya bapa saudara dan hubungannya dengan ahli keluarga lain pun tidak begitu mesra atau rapat. Seorang jurucakap bapa sebenar Firman Chandra memberitahu akhbar Chicago Tribune bahawa firma Ribbeck Law tidak diberi apa-apa kebenaran atau izin memfailkan kes bagi pihak keluarga mereka di Chicago.
Pada minggu lalu, seperti semua rakyat Malaysia sudah sedia maklum, sepasukan peguam dari firma Ribbeck Law, diketuai Monica Kelly, sudah pun mendarat di lapangan terbang KLIA dan sejurus selepas itu telah membuat sidang akhbar menawarkan khidmat dan kepakaran firma itu kepada ahli keluarga penumpang yang hilang dalam pesawat MAS pada 8 Mac lalu.
Selesai bercakap dengan wakil media di Kuala Lumpur, mereka terus bergegas ke Beijing, pastinya dengan maksud mencari pelanggan dalam kalangan ahli keluarga penumpang China yang hilang bersama pesawat malang itu.
DAKWAAN MONICA KELLY
Semasa bercakap kepada pengamal media di Kuala Lumpur minggu lalu, Monica Kelly menyatakan bahawa sebagai peguam plaintif, mereka telah memohon dibekalkan dokumen berhubung reka bentuk dan kecacatan mekanikal serta tindakan yang diambil oleh syarikat Boeing dan MAS (defendan) yang mungkin menyebabkan nahas itu berlaku.
"Kita percaya kedua-dua defendan bertanggungjawab atas nahas MH370," katanya lagi.
Monica menjelaskan bahawa matlamat petisyen itu adalah meminta mahkamah memerintahkan Boeing menzahirkan identiti pembuat komponen kapal terbang malang itu, termasuklah komponen elektrik dan pendawaian, bateri, bekalan oksigen, dan sistem penggera api. Permohonan itu juga mahu dizahirkan identiti syarikat atau individu yang membuat pemeriksaan terakhir badan kapal terbang (fuselage) dan siapakah yang menjalankan penyenggaraan.
Petisyen itu juga meminta mahkamah memerintahkan MAS memberi maklumat sepenuhnya mengenai latihan yang diberi kepada anak kapal untuk menangani insiden nahas, amalan dan latihan keselamatan, serta penilaian anak kapal.
"Kita mesti cari kepastian apa yang menyebabkan nahas itu dan selanjutnya mendesak agar apa sahaja masalah yang ada kaitan dengan reka bentuk dan pembuatan pesawat itu segera diatasi agar nahas yang serupa tidak berlaku lagi di masa depan," tambah Monica.
Monica juga memaklumkan wartawan bahawa firmanya akan menamakan beberapa defendan lain dalam masa terdekat, termasuklah pereka (designers) dan pembuat bahagian-bahagian kapal terbang yang berkaitan.
Akhbar South China Morning Post minggu lalu ada memetik kata-kata Monica Kelly setelah dia selesai ditemubual warga media di negara itu. Kata peguam dari Chicago itu - "Our theory of the case is that there was a failure of the equipment in the cockpit that may have caused a fire that rendered the crew unconscious, or perhaps because of the defects in the fuselage, which had been reported before, there was some loss in the cabin pressure that also made the pilot and co-pilot unconscious."
Lalu Monica Kelly membuat kesimpulan - "That plane was actually a ghost plane for several hours until it ran out of fuel."
Kini setelah dua kesnya yang difailkan di mahkamah ditolak Hakim Flanagan, manakala dia sendiri telah ditegur oleh mahkamah, apakah Monica Kelly akan terus mempromosikan teorinya tanpa mengambil kira perasaan ahli keluarga penumpang pesawat malang MH370 di saat-saat begini? Sama-samalah kita tunggu.
Artikel Penuh: http://www.utusan.com.my/utusan/Rencana/20140402/re_01/Mahkamah-Chicago-tolak-ipublicity-stunti#ixzz2xh9k7nhP © Utusan Melayu (M) Bhd
Subscribe to:
Posts (Atom)










